Sosialisasi Perubahan Perilaku – Satuan Tugas (SATGAS) Penangganan Covid 19 di Kota Lubuk Linggau.

Lubuk Linggau (27/10/2020) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan melanjutkan kunjungan kerja bersama tim Sosialisasi Perubahan Perilaku – Satuan Tugas (SATGAS) Penangganan Covid 19 di Kota Lubuk Linggau. Kegiatan Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Walikota Lubuk Linggau, H. SN Prana Putra Sohe, Ketua DPRD Kota Lubuk Linggau, H. Rodi Wijaya Kepala Dinas PPKB Kota Lubuk Linggau Henny Fitrianty, S.STP.,MAP., Kepala Wilayah Kemenag Lubuk Linggau, Drs. H. A Zainuri yang juga sebagai Ketua Satgas Perubahan Perilaku Penanganan Covid 19 Kota Lubuk Linggau, Tim Perubahan Perilaku Penangganan covid 19 dan para kader tenaga lini lapangan perubahan Perilaku Penanganan Covid 19.

Pada kesempatan tersebut Walikota Lubuk Linggau berbagi pengalaman saat terkena Covid 19. Dari pengalamannya ia mengajak semua masyarakat di wilayah Lubuk Linggau untuk mencegah penularan Covid-19 dengan cara selalu disiplin dalam penerapan 3M dan meminta tim sosialisasi perubahan perilaku agar dapat memberikan informasi dan mengedukasi kepada masyarakat khususnya diwilayah tugas masing2 agar terhindar dari Covid – 19. Kemudian beliau juga menyampaikan Pemerintah Kota Lubuk Linggau telah mendukung penangganan Covid 19 ini untuk menekan penyebarannya di wilayah Kota Lubuk Linggau.

Senada yang disampaikan Walikota Lubuk Linggau, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel @nopianandusti mengatakan bahwa tenaga lini lapangan BKKBN telah menginformasikan dan mengajak masyarakat wilayah binaan nya untuk disiplin penerapan 3M, Bahkan di wilayah Kampung KB kampung Keluarga Berkualitas di kota lubuk linggau telah menerapkan mencuci tangan, hidup sehat sebelum pandemi ini ada, kepada Petugas Bangga Kencana di Kota Lubuk Linggau beliau kembali mengingatkan untuk selalu Disiplin mematuhi Protokol Kesehatan.
Kemudian beliau sangat mengapresiasi Dinas PPKB Kota Lubuk Linggau yang telah memiliki Media Informasi Online melalui Sikeren, dan penggunaan nya dapat membantu masyarakat mengenai cegah putus pakai penggunaan kontrasepsi dimasa Pandemi Covid – 19.