Pendewasaan Usia Perkawinan Tekan Pernikahan Usia Muda

Rabu, 18 November 2020.

Keinginan mempunyai sebuah keluarga yang bahagia dan berkualitas di masa yang akan datang merupakan impian semua generasi muda. Remaja merupakan salah satu generasi muda sebagai aset bangsa untuk meminimalisir terjadinya stunting. Salah satu antisipasinya, remaja diminta untuk tidak menikah di usia dini. Pasalnya, remaja dapat menjadi pelaku program pembangunan di era bonus demografi saat ini dengan membentuk keluarga berkualitas melalui Program Pendewasaan Usia Perkawinan. Demikian disampaikan Plt. Sekretaris Daerah, dr. Yan Riyadi, MARS mewakili Plt. Bupati Kabupaten Muara Enim usai mengukuhkan forum GenRe Muara Enim pada kegiatan Orientasi Pendidik Sebaya dan Konselor Sebaya bagi Kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja Kabupaten Muara Enim serta Pengukuhan Pengurus Forum GenRe dan Taruna Kencana Muara Enim Periode 2020-2022 yang juga dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Muara Enim.

Lili Martini SKM, M.Kes selaku Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kabupaten Muara Enim dalam laporannya mengatakan bahwa remaja harusnya menjadi pribadi yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, menjadi tempat curhat bagi remaja sebaya maupun memberi saran solusi bagi teman sebaya yang mempunyai permasalahan, menjadi contoh atau teladan bagi sebayanya, generasi muda terhindar dari triad KRR sehingga dapat mewujudkan TEGAR remaja generasi berencana.

 

Di lain kesempatan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Nopian Andusti, SE., MT berterimakasih kepada Plt. Sekda Kabupaten Muara Enim atas komitmen dan dukungan Kabupaten Muara Enim dalam rangka menyukseskan Program Bangga Kencana dan partisipasi pemerintah daerah dalam membantu mewujudkan masa depan remaja.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pergaulan remaja ini menentukan karakter remaja. “Anak remaja biasanya lebih berkiblat ke teman sebaya bukan ke orang tuanya, sehingga memang perlu adanya Pendidik Sebaya dan Konselor Sebaya di masyarakat. Mereka ini menjadi agen PIK-R yang efeknya seperti virus positif buat teman sebayanya,” sambungnya.

 

Nopian berharap nantinya setiap desa memiliki pendidik dan konselor sebaya untuk mengurangi maraknya pernikahan usia dini.

Menurut Nopian lagi, dalam orientasi yang menyasar para remaja melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di tingkat masyarakat serta petugas Penyuluh KB (PKB) yang ada di Kabupaten Muara Enim bertujuan untuk menggencarkan pemahaman mengenai Undang Undang Nomor 16 Tahun 2019 perubahan atas Undang-Undang Pernikahan Nomor 1 Tahun 1974 pasal 7 ayat 1 yang menyebutkan bahwa perkawinan hanya diizinkan jika pria sudah mencapai usia 19 tahun dan wanita sudah berusia 16 tahun. Akan tetapi, menurut BKKBN, usia ideal menikah pada wanita 21 tahun dan pria 25 tahun.

Pada kegiatan ini Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga, Hj, Desliana, SE., MM menyampaikan materi mengenai Pentingnya Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). “BKKBN ingin mensosialisasikan bahwa PUP itu penting untuk pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga, lebih spesifiknya untuk membentuk keluarga yang berkualitas dari segi fisik, mental, ekonomi, sosial budaya, pendidikan, keterampilan serta keyakinan beragama,” terang Desliana.

Sesi selanjutnya sharing bersama forum GenRe Sumsel yang diwakili oleh Dion Patria Nugraha, S.Psi. Pada sesi ini remaja Kabupaten Muara Enim yang merupakan perwakilan dari beberapa PIK yg ada berkesempatan sharing interaktif mengenai Kepemimpinan ala GenRe dalam Forum GenRe Sumatera Selatan.

“Menjadi pemimpin juga tentu harus dipersiapkan dari sejak dini. Jadilah seorang pemimpin bukan menjadi seorang bos, karena pemimpin dia lah yg menjadi role model bagi anggotanya, sedangkan bos tidakpungkasnya.

Hal ini juga yg menjadi fokus pembahasan dari sharing interaktif ini yang bertujuan agar remaja bisa menjadi kritis dalam meluangkan pendapatnya, peka dan bijak terhadap isu yg ada di lingkungan sekitar yang menjadi titik balik dan dasar dalam menggagas jiwa kepemimpinan yang ada pada remaja saat ini. (YS)