Depan > Index Berita > BKKBN Sumatera Selatan Adakan Technical Assistance (TA) Survei RPJMN dan Mini Survei 2013
BKKBN Sumatera Selatan Adakan Technical Assistance (TA) Survei RPJMN dan Mini Survei 2013
Senin, 22 Juli 2013

TA Survei RPJM.jpg
Palembang, Senin (22/7) - Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan mengadakan Pelatihan Technical Assistance  (TA) Survei RPJMN dan Mini Survei 2013 bertempat di Ruang Petemuan Balai Litbang Provinsi Sumatera Selatan diikuti sebanyak 45 orang per angkatan. Direncanakan TA Survei RPJMN 2013 dan Mini Survei 2013 ini akan dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) angkatan dengan peserta terdiri dari perwakilan SKPDKB Kabupaten/Kota, PIK Mahasiswa dari Perguruan Tinggi Se Provinsi Sumsel dan PIK Remaja Kab/kota, kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, dihadiri para pejabat Eselon III, IV dan Fungsional Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan.

Pemantauan Pasangan Usia Subur (PUS) melalui mini survei (MS) adalah survei berskala nasional yang  bertujuan untuk mengetahui pencapaian peserta KB aktif menurut karakteristik latar belakang PUS di suatu provinsi/kabupaten/kota pada kurun waktu tertentu. Sedangkan Survei Indikator RPJMN tahun 2013 bertujuan untuk memperoleh informasi keberhasilan program KB Nasional dilihat dari sasaran kinerja sesuai yang tercantum pada RPJMN 2010-2014, dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2013.

Dalam arahannya Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan Dra. Sri Rahayu, M.Si di dampingi Kabid Litbang Uliantina Meity, SE.,MM dan Kasubbid Penyelenggara dan Evaluasi Nurdin, S.Sos mengatakan bahwa potret Pembangunan Kependudukan dan KB di Provinsi Sumatera Selatan menurut Survey  Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI 2012) menunjukkan bahwa; Rata-rata anak pada wanita usia subur (TFR) di Sumatera Selatan sebesar 2,8 dengan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) 1,85 diatas rata-rata LPP nasional yaitu 1,49. Lanjutnya, jika Sumsel tidak mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, maka akan suit dalam memenuhi target RPJMN 2014 dan MDG’s 2015 mendatang. Maka dengan demikian perlunya terus bekerjasama dengan berbagai pihak dalam mencapai target tersebut , termasuk dalam memaksimalkan hasil Survey RPJM dan Minisurvey Peserta KB Aktif sebagai salah satu evaluasi kinerja program KKB di Sumsel.

Selanjutnya diharapkan agar pelaksanaan survey lebih objektif dan maksimal, mengingat pentingnya kegiatan ini maka para peserta untuk dapat mengikuti technical assitence dengan baik dan optimal, sehingga dapat mengumpulkan data yang valid dan reliable  sebagai penilaian keberhasilan Program KKB di Sumsel. (santo-datin)