Sekda Kota Lubuklinggau Kukuhkan Tim Pendamping Keluarga

Dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Indonesia, BKKBN membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK). Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Lubuklinggau merespon cepat dengan membentuk dan mengukuhkan 160 TPK. 160 Tim ini terdiri dari 480 orang yang berasal dari Bidan, TP PKK tingkat dan Kader KB yg ada d tingkat Desa. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H. A Rahma Sani di ballrom Hotel Smart Lubuklinggau (Selasa, 23/11/2021).

Dalam arahannya Sekda menyampaikan atas nama pribadi dan Pemkot Lubuklinggau mengucapkan selamat kepada tim pendamping yang sudah dibentuk.

Menurut Sekda, tim pendamping tugasnya adalah dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Indonesia khususnya di wilayah Kota Lubuklinggau. Para pendamping diberi bekal agar menjalankan tugas dengan baik dalam penurunan stunting, stunting adalah anak-anak yang gagal tumbuh dan gizi buruk.

“Kita punya target agar angka stunting tidak bertambah, kenapa kader yang dipilih ada bidan karena bidan sangat paham soal stunting,” tandasnya.