Selenggarakan Rapat Kerja Daerah, Gubernur Perintahkan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Prioritaskan Program Bangga Kencana dan Program Percepatan Penurunanan Stunting di Sumatera Selatan


Palembang(10/03/2022) bertempat di Hotel Harper Palembang dan secara virtual telah diselenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Program Percepatan Penurunanan Stunting Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022. Kegiatan yang melibatkan sekitar 500 orang peserta secara Hybrid (luring dan daring) ini mengusung tema *Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Melalui Optimalisasi Sumber Daya dan Konvergensi Lintas Sektor* dihadiri secara langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Dr. Ir. Dwi Listiyawardani dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sumsel serta mitra kerja terkait menunjukkan bahwa komitmen pimpinan daerah yang tinggi terhadap pembangunan manusia sebagaimana visi Sumatera Selatan yaitu Sumatera Selatan Maju Untuk Semua.

Dalam arahannya, Herman Deru menyatakan pembangunan manusia harus lah merata dan mulai dari keluarga. Gizi anak-anak mulai dari kandungan sampai remaja menjadi titik sentral yang harus kita sama-sama perhatikan termasuk di dalamnya isu stunting yang menjadi prioritas Presiden RI. Oleh karena itu, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa hingga lini lapangan harus sama-sama membangun sinergitas dan komitmen yang kuat sehingga masyarakat sumatera selatan dapat sejahtera dan menjadi berkualitas.

Dalam rangkaian rakerda ini pula, disampaikan berbagai materi yang strategis seperti best practice program bangga kencana dan program percepatan penurunan stunting oleh Walikota Prabumulih serta paparan dari mitra BKKBN seperti Bappeda, Dinas PMD, Kanwil Kemenag dan Dinas Kesehatan. Selain itu juga dilakukan pemberian penghargaan oleh Gubernur Sumsel kepada Daerah dan Pengelola Program Bangga Kencana yang berprestasi serta memiliki komitmen yang tinggi untuk mendukung pelaksanaan program di lapangan.